Latihan Soal SBMPTN TPA: Bahasa Indonesia

Dapatkan latihan dan pembahasan soal-soal di situs web kami. Latihan soal untuk ujian UTS, UAS , UNBK maupun SBMPTN

Latihan Soal SBMPTN TPA: Bahasa Indonesia


tpa bahasa indonesia
Petunjuk A Pilihlah satu jawaban yang paling tepat.
Petunjuk B Soal terdiri dari tiga bagian, yaitu pernyataan, kata sebab, dan alasan yang disusun berurutan.
Pilihlah:
                A. Jika pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab akibat.
                B. Jika pernyataan benar dan alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab akibat.
                C. Jika pernyataan benar dan alasan salah.
                D. Jika pernyataan salah dan alasan benar.
                E. Jika pernyataan dan alasan keduanya salah.

Petunjuk C Pilihlah:
                A. Jika (1), (2), dan (3) yang benar.
                B. Jika (1) dan (3) yang benar.
                C. Jika (2) dan (4) yang benar.
                D. Jika hanya (4) yang benar
                E. Jika semuanya benar.
TES KEMAMPUAN & POTENSI AKADEMIK
Teks berikut digunakan untuk menjawab soal nomor 1 sampai dengan 5
(1) K-pop adalah salah satu pesan verbal melalui media entertainmen musik. (2) Di Korea, K-pop bukan sekadar genre musik, tetapi sudah menjadi kebudayaan dan gaya hidup dan sudah tidak dapat terlepas dari negara tersebut. (3) Populernya budaya tersebut menjadi topik yang sering diperbincangkan belakangan ini. (4) Indonesia menjadi salah satu negara yang terpengaruh sangat besar oleh budaya K pop. (5) Itu dapat ditunjukkan dengan banyaknya boy band dan girl band yang meniru boy band dan girl band Korea. (6) Hal tersebut menyebabkan ketidakstabilan budaya di Indonesia, karena anak mudanya lebih tertarik mempelajari budaya negara lain dibandingkan dengan budaya negara sendiri. (7) Sangat ironis memang ketika melihat kecintaan para penerus bangsa kecintaan terhadap budaya negara sendiri sedikit demi sedikit terkikis , karena pengaruh budaya negara lain (K-pop)
(8) Dengan memvirusnya budaya K-pop di Indonesia , menjadikan negara kita negara yang tidak memunyai identitas yang jelas. (9) Kenapa tidak, negara kita ini adalah negara yang sangat mudah dipengaruhi oleh kebudayaan asing. (10) Karena K-pop memang menjadi salah satu senjata negara Korea Selatan untuk menyebarkan budaya dan paham mereka serta bisa dikatakan imperialisme budaya. (11) Imperialisme budaya ini disebabkan oleh globalisasi yang semakin menggurita. (12) Bahkan, negara maju pun akan sangat mudah menyebarkan kebudayaan mereka ke seluruh penjuru dunia melalui media massa. (13) Sementara itu , negara-negara berkembang akan sangat rentan terpengaruh, termasuk negara Indonesia.
(Sumber; http://www.kompasiana.com )
  1. Apa gagasan utama paragraf ke-2 pada teks di atas?
  2. A. Negara maju menyebarkan budaya ke negara berkembang.
    B. Globalisasi menyebabkan imperalisme budaya.
    C. Budaya K-pop menggejala di seluruh dunia.
    D. Indonesia rentan terpengaruh budaya asing.
    E. Indonesia tidak memunyai identitas yang jelas
    Pembahasan 
    Gagasan utama atau disebut juga ide pokok merupakan pernyataan umum yang diungkapkan dalam suatu paragraf dan menjadi inti pembahasan paragraf. Gagasan utama terdapat pada kalimat pokok/kalimat utama dalam setiap paragraf. Adapun kalimat pokok pada paragraf tersebut adalah Indonesia rentan terpengaruh oleh budaya asing
  3. Pada kalimat nomor berapa terdapat kesalahan penggunaan tanda baca koma?
  4. A. 2
    B. 6
    C. 8
    D. 12
    E. 13
    Pembahasan
    Penggunaan tanda koma yang tidak tepat terdapat pada kalimat nomor 6, yaitu ”Hal tersebut menyebabkan ketidakstabilan budaya di Indonesia karena anak mudanya lebih tertarik mempelajari budaya negara lain dibandingkan dengan budaya negara sendiri.” Tanda koma pada kalimat tersebut tidak tepat karena tanda
    koma tidak dipakai untuk memisahkan anak kalimat dengan induk kalimat jika anak kalimat itu mengiringi induk kalimatnya (contoh lain: Dia lupa datang karena sibuk). Hal itu berbeda jika anak kalimat mendahului induk kalimatnya (contoh: ’’Kalau hari cerah, saya akan datang”). Selain itu, penggunaan tanda koma digunakan untuk kalimat setara yang satu dari kalimat setara berikutnya yang didahului oleh kata
    hubung, seperti tetapi, melainkan, dan sedangkan.
  5. Apa yang dirujuk oleh kata tersebut pada kalimat (3)?
  6. A. K-Pop
    B. Boy band dan girl band
    C. Gaya hidup K-Pop
    D. Industri musik K-Pop
    E. Genre Musik K-Pop
    Pembahasan
    Kata tersebut merupakan kata rujukan, yaitu kata yang merujuk pada kata lain yang telah digunakan sebelumnya. Adapun kata tersebut pada kalimat 3 merujuk pada K-Pop. Hal itu dapat dilihat pada kalimat sebelumnya. Perhatikan kalimat berikut ini
    “(2) Di Korea K-ooo bukan sekadar genre musik, tetapi sudah menjadi kebudayaan dan gaya hidup dan sudah tidak dapat terlepas dari negara tersebut. (3) Populernya budaya tersebut menjadi topik yang sering diperbincangkan belakangan ini.”
  7. Apa kelemahan yang ada di paragraf ke-2?
  8. A. Penggunaan kata karena pada kalimat (6)
    B. Penggunaan kata menjadikan pada kalimat (8)
    C. Penggunaan kata karena pada kalimat 
    D. Penggunaan kata disebabkan oleh pada kalimat (11)
    E. Penggunaan kata bahkan pada kalimat (12)
    Pembahasan
    Kelemahan paragraf ke-2 terletak pada kalimat 10, yaitu ’’Karena K-pop memang menjadi salah satu senjata negara Korea Selatan untuk menyebarkan budaya dan paham mereka serta bisa dikatakan imperialisme budaya.”
    Pada kalimat tersebut, terdapat kata hubung karena pada awal kalimat. Kata hubung tersebut mendahului subjek (K-pop). Jika kata hubung mendahului subjek, subjek tersebut akan berubah menjadi keterangan. Agar menjadi benar, kata hubung pada kalimat tersebut harus dihilangkan. Dengan demikian, susunan kalimat menjadi lebih tepat dan gagasan dalam kalimat tersebut dapat mudah dipahami.
  9. Penyataan manakah yang TIDAK sesuai dengan isi teks?
  10. A. Korea menjadikan K-Pop sebagai senjata imperalisme budaya.
    B. Budaya negara maju menimbulkan efek negatif negara berkembang.
    C. Budaya negara maju menyebar melalui arus globalisasi.
    D. Media massa menjadi alat imperalisme budaya negara maju.
    E. Globalisasi budaya menyebar melalui teknologi informasi
    Pembahasan
    Pernyataan yang tidak sesuai dengan isi teks adalah budaya negara maju menimbulkan efek negatif negara berkembang. Teks tersebut memaparkan pengaruh budaya maju terhadap negara berkembang, salah satunya Indonesia. Namun , secara keseluruhan isi teks tidak memaparkan efek negatif budaya maju terhadap negara berkembang yang dalam pernyataan tersebut mencakup pada seluruh negara berkembang yang ada di dunia

    Teks berikut digunakan untuk menjawab soal nomor 6 sampai dengan 10
    (1) Sebuah studi menunjukkan bahwa anak yang dibiasakan mendengarkan cerita sejak dini akan dikenalkan dengan kebiasaan membaca memiliki perkembangan jaringan otak yang lebih awal. (2) Sebaliknya, anak yang tidak dikenalkan dengan kebiasaan membaca memiliki perkembangan yang kurang pada jaringan tersebut. (3) Anak-anak balita dengan orang tua yang rutin membacakan buku untuk mereka mengalami perilaku dan prestasi akademik dengan anak-anak dengan orang tua yang cenderung pasif dalam membacakan buku. (4) Menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics menemukan perbedaan yang juga terjadi pada aktivitas otak anak.
    (5) Peneliti mengamati perubahan aktivitas otak anak-anak usia 3 sampai dengan 5 tahun yang mendengarkan orangtua mereka membacakan buku melalui scanner otak yang disebut functional magnetic resonance imaging (FMRI). (6) Orang tua menjawab pertanyaan tentang berapa banyak mereka membacakan cerita untuk anak-anak serta seberapa sering melakukan komunikasi. (7) Para peneliti melihat bahwa ketika anak-anak sedang mendengarkan orang tua bercerita, sejumlah daerah di bagian kiri otak menjadi lebih aktif. (8) Ini adalah daerah yang terlibat dalam memahami arti kata, konsep, dan memori. (9) Wilayah otak ini juga menjadi aktif ketika anak-anak bercerita atau membaca. (10) Pada studi ini menunjukkan bahwa perkembangan daerah ini dimulai pada usia yang sangat muda. (11) Yang lebih menarik adalah bagaimana aktivitas otak di wilayah ini lebih sibuk pada anak-anak yang orang tuanya gemar membaca. (12) Membacakan buku untuk anak membantu pertumbuhan neuron di daerah ini yang akan menguntungkan anak di masa depan dalam hal kebiasaan membaca. (Sumber: http://health.kompas.com )
  11. Apa judul yang tepat untuk teks 2 tersebut?
  12. A. Pengenalan Kebiasaan Membaca sejak Dini
    B. Balita dan Kebiasaan Mendengarkan Cerita
    C. Pembiasaan Anak dalam Mendengarkan Cerita
    D. Peningkatan Kinerja Otak melalui Membaca
    E. Peran Orang Tua dalam Membacakan Cerita
    Pembahasan
    Judul yang tepat untuk teks tersebut adalah “Pembiasaan Anak dalam Mendengarkan Cerita”. Judul teks ditentukan dengan memahami topik/poin penting yang dibahas dalam teks.
  13. Kalimat manakah yang tidak efektif dalam teks 2?
  14. A. 1 dan 7
    B. 2 d an 8
    C. 3 dan 9
    D. 4 dan 10
    E. 5 dan 12
    Pembahasan
    Kalimat yang tidak efektif adalah kalimat 4 ’’Menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics menemukan perbedaan yang juga terjadi pada aktivitas otak anak.” Dan kalimat 10 ’’Pada studi ini menunjukkan bahwa perkembangan daerah ini dimulai pada usia yang sangat muda.”
    Kalimat 4 dapat menjadi efektif dengan mengubah kalimat tersebut, yakni ’’Menurut sebuah studi terbaru dalam jurnal Pediatrics, ditemukan bahwa perbedaan juga terjadi pada aktivitas otak anak.
    Kalimat 10 dapat menjadi efektif dengan menghilangkan kata pada. Kata pada merupakan preposisi yang menandai hubungan tempat atau waktu. Jadi kalimat yang efektif adalah “Studi ini menunjukkan perkembangan daerah ini dimulai pada usia yang sangat muda.”
  15. Bagaimana hubungan isi antarparagraf dalam teks 2?
  16. A. Paragraf ke-2 memaparkan simpulan penelitian yang dibahas pada paragraf ke-1.
    B. Paragraf ke-2 memerinci temuan penelitian yang dipaparkan pada paragraf ke-1.
    C. Paragraf ke-2 memaparkan perbedaan perilaku yang dibahas pada paragraf ke-1.
    D. Paragraf ke-1 memaparkan penelitian terhadap balita yang diuraikan pada paragraf ke-2.
    E. Paragraf ke-1 memaparkan hasil penelitian yang diuraikan pada paragraf ke-2.
    Pembahasan
    Hubungan isi antarparagraf dalam teks, yaitu paragraf ke-2 memerinci temuan penelitian yang dipaparkan pada paragraf ke-1. Hal ini dapat dilihat dari kalimat terakhir dalam paragraf ke-1 ’’Menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics menemukan perbedaan yang juga terjadi pada aktivitas otak anak.” Kalimat tersebut berisi pernyataan tentang studi baru yang mengungkapkan aktivitas otak anak. Pada paragraf selanjutnya, bagian awal paragraf ke-2 tentang peneliti yang memaparkan aktivitas otak anak. Dengan demikian, hubungan antarparagraf dalam teks tersebut adalah menjelaskan dengan rinci hasil penelitian yang dipaparkan para paragraf ke-1.
  17. Apa simpulan teks tersebut?
  18. A. Anak-anak yang belajar membaca pada usia 3-5 tahun akan mempercepat perkembangan otaknya.
    B. Semakin awal kebiasaan membaca buku diperkenalkan, semakin aktif otak anak bekerja
    C. Anak-anak yang mulai belajar membaca sejak balita akan menjadi anak-anak yang otak kirinya lebih aktif.
    D. Kebiasaan mendengarkan cerita dan membaca sejak usia balita berdampak positif untuk perkembangan otak.
    E. Otak kiri bertanggung jawab terhadap proses pemahaman arti kata dan konsep
    Pembahasan
    Simpulan adalah isi keseluruhan dari sebuah para paragraf/teks. Simpulan diperoleh berdasarkan metode berpikir dengan memahami keseluruhan isi teks/bacaan. Adapun simpulan yang tepat dari teks tersebut adalah kebiasaan mendengarkan cerita dan membaca sejak usia balita berdampak positif untuk perkembangan otak.
  19. Apa gagasan utama yang tepat untuk paragraf selanjutnya dari teks tersebut?
  20. A. Tujuan membiasakan anak membaca cerita sejak usia dini.
    B. Strategi penerapan hasil penelitian untuk pendidikan anak.
    C. Faktor-faktor yang dapat mendorong anak gemar membaca.
    D. Manfaat kebiasaan membaca dan mendengarkan cerita pada anak.
    E. Kebiasaan membaca dan mendengarkan cerita pada anak.
    Pembahasan
    Gagasan utama yang tepat untuk paragraf selanjutnya adalah faktor-faktor yang dapat mendorong anak gemar membaca. Gagasan utama ini lebih tepat karena tujuan membiasaan anak membaca sejak usia dini, manfaat kebiasaan membaca dan mendengarkan cerita pada anak, serta kebiasaan membaca dan mendengarkan cerita pada anak sudah dipaparkan dalam teks. Adapun strategi penerapan hasil penelitian untuk pendidikan anak tidak sesuai dengan topik yang dibahas dalam teks.

    Teks berikut digunakan untuk menjawab soal nomor 11 sampai dengan 15
    Teks 1
    (1) Setelah memasuki abad ke-21, perkembangan teknologi terasa luar biasa, terutama yang berhubungan dengan telekomunikasi dan informasi sehingga alur informasi pun terjadi tanpa hambatan. (2) Untuk itu, dalam mengantisipasi pengaruh budaya luar yang negatif atau tidak sesuai dengan budaya bangsa Indonesia, diperlukan penyaringan. (3) Sistem penyaringan bisa dilakukan dengan cara menanamkan nilainilai nasionalisme terhadap anak-anak bangsa sejak dini, baik formal maupun nonformal; yang secara formal dilakukan di sekolah, sedangkan secara nonformal dilakukan di keluarga dan masyarakat. (4) Bila tidak dilakukan penyaringan yang baik, dikhawatirkan muncul dampak buruk terhadap perilaku kehidupan bermasyarakat. (5) Hal ini disebabkan perubahan cepat dalam teknologi informasi yang telah mengubah budaya sebagian besar masyarakat dunia, terutama yang tinggal di perkotaan. 
    (Sumber: http://bkk.ft.uny.ac.id )
    Teks 2
    (1) Sisi positif perkembangan teknologi adalah masyarakat yang menjadi pengguna aktif teknologi, situs-situs, dan media komunikasi sosial dapat menyampaikan informasi dan juga mendapatkan informasi secara lebih mudah. (2) Komunikasi di Indonesia terasa seakan menjadi lebih mudah seiring perkembangan teknologi. (3) Bila dilihat dari sisi negatifnya, kemajuan teknologi ini membuat orang menjadi malas untuk berkomunikasi secara langsung. (4) Orang lebih memilih berinteraksi melalui handphone-r\ya daripada berkomunikasi dengan orang di sekitarnya. (5) Sebagai contoh, seorang anak sibuk ber-chatting dengan teman melalui handphone miliknya daripada berbicara dengan saudaranya saat acara keluarga sedang berlangsung. (6) Terkadang kemajuan teknologi ini juga membuat seseorang menjadi kurang peka dengan ekspresi saat sedang berkomunikasi dengan lawan bicaranya.
    (Sumber: http://id.wikipedia.org )
  21. Apakah makna kata mengantisipasi pada kalimat (2)?
  22. A. Menghadapi
    B. Mengatasi
    C. Menanggulangi
    D. Meramalkan
    E. Menyesuaikan
    Pembahasan
    Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2008), mengantisipasi adalah membuat perhitungan (ramalan, dugaan) tentang hal-hal yang belum (akan) terjadi; memperhitungkan sebelum terjadi. Dengan demikian, kata mengantisipasi memiliki makna yang sama dengan meramalkan.
  23. Berdasarkan isinya, kepada siapa penulis teks 1 berpihak?
  24. A. Keluarga
    B. Masyarakat dunia
    C. Budayawan
    D. Anak bangsa
    E. Sekolah
    Pembahasan
    Penulis berpihak pada anak bangsa. Hal itu dapat dilihat pada kalimat, ’’Untuk itu, dalam mengantisipasi pengaruh budaya luar yang negatif atau tidak sesuai dengan budaya bangsa Indonesia, diperlukan penyaringan. Sistem penyaringan dapat dilakukan dengan cara menanamkan nilai-nilai nasionalisme terhadap anak-anak bangsa sejak dini, baik formal maupun nonformal; yang secara formal dilakukan di sekolah, sedangkan secara nonformal dilakukan di keluarga dan masyarakat.”
    Kalimat tersebut menunjukkan pernyataan penulis tentang penanaman nilai-nilai nasionalisme terhadap anak-anak bangsa karena khawatir dengan perkembangan budaya luar yang negatif.
  25. Apakah perbedaan tujuan penulisan teks 1 dan teks 2?
  26. A. Teks 1 memaparkan sisi negatif budaya dari perkembangan teknologi; Teks 2 memaparkan sisi negatif dan positif budaya teknologi.
    B. Teks 1 menjelaskan perkembangan teknologi; Teks 2 menjelaskan sisi negatif budaya akibat perkembangan teknologi.
    C. Teks 1 menguraikan perlunya penyaringan terhadap budaya luar yang negatif; Teks 2 menguraikan positif dan negatif dari perkembangan teknologi.
    D. Teks 1 mendeskripsikan perlunya antisipasi terhadap pengaruh teknologi; Teks 2 mendeskripsikan perkembangan teknologi komunikasi.
    E. Teks 1 menjelaskan perkembangan teknologi yang mengubah budaya; Teks 2 menjelaskan perkembangan teknologi yang mengubah cara berkomunikasi.
    Pembahasan
    Tujuan penulisan teks 1 dan teks 2 adalah teks 1 menguraikan perlunya penyaringan terhadap budaya luar yang negatif dan teks 2 menguraikan positif dan negatif dari perkembangan teknologi.
    Tujuan penulisan ini dapat dilihat dari gagasan/ poin penting yang diungkapkan pada setiap kalimat/paragraf. Tujuan penulisan teks 1 dapat dilihat pada kalimat yang memaparkan poin penting dalam teks tersebut pada kalimat 2 ’’Untuk itu , dalam mengantisipasi pengaruh budaya luar yang negatif atau tidak sesuai dengan budaya bangsa Indonesia, diperlukan penyaringan.” Adapun tujuan penulisan teks 2 diperoleh dari pernyataan pada kalimat 6 dan kalimat 8
  27. Informasi apakah yang ada dalam teks 3B tetapi tidak termuat dalam Teks 3A?
  28. A. Sistem komunikasi yang berubah.
    B. Sisi negatif perkembangan teknologi.
    C. Pengaruh budaya karena teknologi.
    D. Penggunaan handphone untuk berinteraksi.
    E. Perubahan perilaku akibat perkembangan teknologi.
    Pembahasan
    Informasi yang ada dalam teks, tetapi tidak termuat dalam teks , yaitu penggunaan handphone untuk berinteraksi. Informasi tersebut ada pada kalimat 9 dalamteks. Adapun teks tidak membahas informasi tersebut. Hal ini dapat diketahui dengan memahami gagasan setiap kalimat dalam teks
  29. Apakah kelemahan isi teks?
  30. A. Teks 3A tidak menjelaskan pengertian nilai nasionalisme.
    B. Teks 3A tidak menjelaskan sisi positif perkembangan teknologi.
    C. Teks 3B tidak memuat contoh sisi positif perkembangan teknologi.
    D. Teks 3B tidak menguraikan pengaruh perkembangan teknologi terhadap anak.
    E. Teks 3B tidak menguraikan pengertian dan cara chatting.
    Pembahasan
    Kelemahan isi teks tersebut adalah teks tidak menjelaskan pengertian nilai nasionalisme. Pengertian ini penting untuk dijelaskan agar pembaca lebih memahami nilai-nilai nasionalisme yang perlu diterapkan kepada anak-anak bangsa. Selain itu, pembaca akan memahami pentingnya nilai-nilai tersebut untuk diterapkan baik formal maupun nonformal bagi anak bangsa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar