Ringkasan Materi Besaran dan Satuan Dalam Fisika

Dapatkan latihan dan pembahasan soal-soal di situs web kami. Latihan soal untuk ujian UTS, UAS , UNBK maupun SBMPTN

Ringkasan Materi Besaran dan Satuan Dalam Fisika


besaran dan satuan
Guru Vokasi – Hai Gaisss, pada artikel kali ini Guru akan menulis Ringkasan materi Besaran dan Satuan. Untuk menghadapi ujian baik ujian semester maupun Ujian Masuk Perguruan Tinggi, ringkasan sangat diperlukan untuk mengingat beberapa hal penting yang sekiranganya dapat membantu untuk mengingat point penting yang akan keluar pada ujian kalian. Jika Materi ini bermanfaat jangan lupa untuk mempromosikan webite kami melalui media sosial anda, agar kami memiliki motivasi untuk selalu membuat ringkasan materi terkati pelajaran Fisika. tak usah basa basi lagi kita langsung masuk pada materi Besaran, Satuan dan pengukuran dalam ilmu fisika.

BESARAN

Besaran dapat diartikan sebagai segala hal yang hasilnya didapat melalui proses pengukuran dan dapat dinyatakan dalam bentuk nilai. sehingga besaran tersebut dapat dibaca dan digunakan oleh semua orang yang berkepentingan.

A. Besaran Menurut Penyusunnya
Berdasarkan penyusunya besaran dapat digolongkan menjadi dua macam bagian, yaitu Besaran Pokok dan Besaran Turunan. Besaran Pokok merupakan besaran yang satuannya sudah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak berasal dari satuan lainnya. Didalam ilmu fisika Kita mengenal 7 besaran pokok yang penentuannya berdasarkan sistem satuan internasional atau biasa disingkat dengan SI. Sistem satuan International SI merupakan sistem yang banyak digunakan sebagai dasar dalam penentuan standar dari ilmu fisika modern. 7 besaran yang termasuk dengan besaran pokok dapat dilihat pada tabel berikut ini: 
besaran pokok

Besaran turunan dapat di artikan sebagai besaran yang satuannya berasal dari turunan besaran pokok. Beberapa contoh dari besaran turunan adalah luas suatu daerah persegi panjang. Luas sama dengan panjang dikali lebar, dimana panjang dan lebar keduanya merupakan besaran pokok panjang. Perhatkan tabel besaran turunan, satuan, dan dimensi di bawah ini.
besaran turunan
B. Besaran Menurut Arah dan Nilainya
a. Besaran Saklar 
ciri dari besaran SAKLAR adalah besaran ini HANYA memiliki NILAI. Contoh dari besaran skalar yang ada disekitar kita adalah beasran massa, besaran panjang, besaran waktu, dan besaran lain yang belum sempat saya cari rujukannya hehehhe.

b. Besaran Vektor
Ciri yang dapat diperhatikan dari besaran vektor adalah besaran ini haynya memiliki NILAI dan ARAH. Contoh dari besaran vektor adalah Besaran Gaya, Besaran Berat, Besaran Kuat Arus, Besaran Kecepatan, Besaran Percepatan, Besaran Perpindahan dan Besaran Posisi. Berikut ini merupakan contoh soal dari besaran vektor 

Penjumlahan dari 2 vektor yang sejajar dan memiliki arah yang sama
Diketahui 2 vektor a dan b melaju kearah kanan. Panjang vektor a adalah 4 cm sedangkan panjang vektor b adalah 5 cm, maka berapakah resultan vektornya?
Jawab 
penjumlahan dua vektor
Maka, nilai resultan vektor ( R) didapat dari penjumlahan vektor a dan b dan dapat digambar sebai berikut ini 
penjumlahan dua vektor
Jadi, resultan vektor R adalah sebagai berikut $$\vec{R}=\ a\ +\ b\ =\ 4\ +\ 5\ =\ 9\ cm$$ 

Pengurangan dari 2 vektor yang sejajar dan beralawan arah
Diketahui 2 vektor a dan b. memiliki panjang a adalah 8 cm sedangkan panjang b adalah 5 cm, maka tentukan resultan kedua vektor tersebut.
Jawab
pengurangan dua vektor
Dari diagaram diatas resultan vektor dapat digambar sebagai berikut:
Nilai dari kedua Vektor tersebut adalah $$\vec{R}=\ a\ -\ b\ =\ 8\ -5=\ 3\ cm\ kearah\ kanan$$ 

Penjumlahan dari 2 vektor yang membentuk sudut θ
Diketahui dua vektor a dan b membentuk sudut tetha seperti gambar dibawah ini:
pengurangan dua vektor
Maka untuk menyelesaikan soal diatas Resultan Vektor dapat digamabr kan sebagai berikut
resultan gaya
Dan nilai dari reslutan vektor tersebut dapat dicari menggunakan persamaan dibawah ini $$R=\sqrt{a^2+b^2+2\bullet a\bullet b\bullet Cos\theta}$$

SATUAN

Dalam ilmu fisika satuan dapt diartikan sebagai ukuran dari suatu besaran yang dapat digunakan untuk mengukur. Satuan dapat digolongkan menjadi beberapa jenis diantaranya adalah
A. Satuan Baku
Satuan baku merupakan satuan baik dari fungsi maupun pemakainaanya telah diakui dalam penggunaannya secara internasional atau biasa disebut satuan internasional SI, contoh sari satuan baku meliputi satuan meter, satuan kilogram, dan satuan detik. Terdapat 2 jenis satuan baku yang diakui oleh Satuan Internasional (SI) yaitu sistem MKS ( Meter Kilogram Sekon) dan Sistem CGS ( Centimeter Gram Second)

B. Satuan tidak baku Baku 
Satuan tidak baku merupakan satuan yang penggunaanya masih dalam wilayah tertentu saja, dan belum diakui secara internasional. Contoh dari satuan tidak baku yang dapat kita temuai disekitar kita adalah satuan depa, satuan hasta, satuan kaki, satuan lengan, dan satuan langkah. Jika kita perhatikan satuan tidak baku memiliki banyak kelemahan baik dari segi ukuran maupun nilai, contohnya saja satuan langkah tidak bisa digunakan sebagai acuan internasional karena satuan ini memiliki kelemahan dari segi langkah orang dari setiap wilayah berbeda-beda. 

Terimakasih telah mengunjungi Website Kami, Jika artikel diatas bermanfaat jangan lupa untuk membagikan ke media sosial anda
Sampai Jumpa Pada Materi Berikutnya




Tidak ada komentar:

Posting Komentar