40 Latihan Soal Pilihan Ganda dan Isian Teknik Pemesinan Frais Kelas XII

Dapatkan latihan dan pembahasan soal-soal di situs web kami. Latihan soal untuk ujian UTS, UAS , UNBK maupun SBMPTN

40 Latihan Soal Pilihan Ganda dan Isian Teknik Pemesinan Frais Kelas XII


latihan soal teknik mesin

1. Diketahui modul gigi pada roda gigi payung 4 mm, besar diameter tusuk 120 mm, maka banyak gigi pada roda gigi payung ini adalah ... buah
    A. 20
    B. 25
    C. 30
    D. 40
    E. 50

Jawaban yang benar adalah C. 30

2. Pisau frais yang digunakan untuk roda gigi payung adalah ....
    A. pisau gigi lurus
    B. pisau gigi pinion
    C. pisau gigi cacing
    D. pisau gigi luar
    E. pisau gigi luar

Jawaban yang benar adalah A. pisau gigi lurus

3. Bahan logam akan difrais dengan cutter dengan diameter 40 mm dan dipakai Cs = 24 m/menit. Kecepatan putar mesin yang digunakan secara teoritis adalah... putaran/menit
    A. 82, 16
    B. 116,77
    C. 191, 08
    D. 960
    E. 1320,67

Jawaban yang benar adalah C. 191, 08

4. Perhatikan gambar di bawah ini!

latihan soal teknik mesin

Gambar di atas merupakan kegiatan
    A. melepas piring pembagi
    B. pengaturan piring pembagi
    C. pengaturan lubang piring pembagi
    D. pemeriksaan kepala pembagi
    E. pemasangan cekam padd kepala pembagi

Jawaban yang benar adalah B. pengaturan piring pembagi

5. Perhatikan gambar berikut!

latihan soal teknik mesin

Gambar di atas merupakan pemasangan ....
    A. piring pembagi
    B. lubang piring pembagi 
    C. kepala pembagi
    D. cekam pada kepala pembagi
    E. benda kerja pada cekam universal

Jawaban yang benar adalah D. cekam pada kepala pembagi

6. Sebuah roda gigi payung mempunyai sudut kronis 66°, sudut kepala gigi 45°, dan sudut kaki gigi 3°20’ dikerjakan dengan mesin frais. Besar pergeseran sudut kepala pembagi adalah ….
    A. 34°401
    B. 44°40’
    C. 51°04’
    D. 61°55’
    E. 62°40

Jawaban yang benar adalah E. 62°40

7. Roda gigi kerucut digunakan untuk mentransmisikan gerak antara poros yang tidak paralel, umumnya sudut poros satu dan lainnya adalah ....
    A. 90°
    B. 180°
    C. 270°
    D. 300°
    E. 360°

Jawaban yang benar adalah A. 90°

8. Pada sistem transmisi persneling pada kendaraan beroda empat, roda gigi penggerak katup-katup pada mesin motor terdapat roda gigi jenis ....
    A. roda gigi miring
    B. roda gigi lurus
    C. roda gigi payung
    D. roda gigi helik
    E. roda gigi cacing

Jawaban yang benar adalah C. roda gigi payung

9. Jenis roda gigi yang mempunyai perbandingan kontak yang lebih besar, dapat meneruskan tinggi dan beban besar dan contoh penggunaannya pada grab winch, hand winch, dan kerekan adalah ...
    A. roda gigi miring
    B. roda gigi lurus
    C. roda gigi payung spiral
    D. roda gigi helik
    E. roda gigi cacing

Jawaban yang benar adalah C. roda gigi payung spiral

10. Jenis roda gigi payung ini lebih populer digunakan pada kendaraan bermotor saja, tetapi untuk konstruksi general, mekanik yang memerlukan putaran tinggi serta beban besar yang dinamis dapat menggunakan jenis roda gigi payung ini, yang dimaksud roda gigi payung tersebut adalah ....
    A. roda gigi miring
    B. roda gigi lurus
    C. roda gigi payung spiral
    D. roda gigi helik
    E. roda gigi cacing

Jawaban yang benar adalah

11. Apa yang dimaksud dengan roda gigi rack?

Roda gigi rack merupakan roda gigi dengan gigi-gigi yang dipotong lurus.

12. Apa yang dimaksud dengan pinion?

Pinion merupakan roda gigi penggeraknya dengan tujuan untuk mengubah gerak putar roda gigi menjadi gerak lurus

13. Sebutkan beberapa penggunaan rack dan pinionl

Pada penggerak eretan di mesin bubut, mekanisme kecepatan pada mesin planning, dan pengatur ketinggian pada mesin bor.

14. Setelah pemasangan benda kerja, pengecekan kelurusan pahat, penentuan speed dan feed, pengaturan dalam pemotongan siap, maka langkah selanjutnya adalah operasional pemotongan. Sebutkan langkah operasiona! pemotongannya!


a. Sayatlah gigi pertama dengan pemakanan otomatis dan aturlah langkah meja sehingga akan berhenti apabila pahat telah sampai di ujung benda kerja.
b. Setelah satu kali penyatan telitilah ketepatan profil maupun ketepatan ukuran agar dapat dilakukan perbaikan bila masih kurang.
c. Lakukan pemakanan pada gigi ketiga dan selanjutnya hingga selesai.

15. Bagaimanakah cara mengatur kedalaman pemotongan?


a. Gerakan meja hingga benda kerja yang telah dicekam pada tempat yang akan disayat berada pada posisi tengah di bawah pisau
b. Tempelkan kertas tipis yang telah dibasahi pada permukaan benda kerja.
c. Hidupkan mesin hingga pisau frais berputar dan siap menyayat
d. Dekatkan benda kerja menuju pisau frais hingga menyentuh kertas tipis
e. Bila pisau telah menyentuh kertas tipis, hentikan mesin dan setinglah ukuran pada angka nol
f. Bebaskan benda kerja dengan menggerakkan lurus dan naikkan sesuai kedalaman yang disyaratkan.

16. Lakukan pemakanan hingga tercapai kedalaman yang ditentukan dan jumlah gigi yang ditentukan. Sebutkan langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam pengefraisan roda gigi miring!


Langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam melakukan pengefraisan roda gigi miring, sebagai berikut.
a. Menghitung ukuran roda gigi miring.
b. Pemilihan pisau frais.
c. Pengaturan roda gigi pengganti.
d. Pemasangan benda kerja.
e. Setting kesenteran pisau terhadap benda kerja.
f. Setting meja mesin.
g. Setting kedalaman pemotongan.
h. Pemotongan gigi

17. Bagaimanakah persamaan-persamaan untuk menghitung jumlah gigi bayangan?


Jumlah gigi bayangan
\begin{aligned}n=\frac{jumlah\ gigi}{{cos}^3sudut\ miring}\end{aligned}

18. Sebutkan hal yang harus diperhatikan dalam pemotongan gigi miring! Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pemotongan roda gigi miring, antara lain:.


a. Kecepatan pemakanan lebih rendah daripada kecepatan pemotongan roda gigi lurus.
b. Putaran pisau diatur sesuai dengan jenis bahan yang akan difrais dan bahan pisau frais.
c. Pemakanan seharusnya dilakukan secara otomatis.

19. Sebutkan macam-macam kepala pembagi!.


a. Kepala pembagi dengan pelat pembagi.
b. Kepala pembagi dengan penggerak roda cacing dan ulir cacing.
c. Kepala pembagi dengan roda gigi cacing yang dilengkapi dengan piring pembagi.
d. Kepala pembagi universal.
e. Kepala pembagi dengan kelengkapan optik.
f. Piring pembagi.

20. Sebutkan langkah-langkah memeriksa dan menyetel kepala pembagi!.


a. Bersihkan mandrel dan lubang spindle-nya dan masukan mandrel dalam lubang spindle.
b. Lepaskan hubungan gigi spindle dengan sumbu cacing.
c. Setel jam penunjuk di atas meja mesin kemudian spindle diputar sambil diteliti apakah berputarnya mandrel sudah konsentris yang dinyatakan oleh keadaan jarum yang tidak bergerak .
d. Geser jam penunjuk mendekati spindle dan perhatikan angka yang ditunjukkan oleh jarumnya kemudian jam penunjuk digeser lagi ke arah ujung mandrel sambil diputar spindle-nya.
e. Longgarkan sedikit mur pengunci yang ada di sebelah belakang kepala pembagi dan pukul dengan palu lunak sedikit demi sedikit sambil diperiksa kembali.
f. Kerjakan berulang-ulang dengan cara di atas sampai jam penunjuk menunjukkan angka yang sama untuk kedua ujung mandrel.
g. Keraskan semua mur pengunci.

21. Apa yang Anda ketahui tentang roda gigi payung?

Roda gigi payung (straight bevel gear) merupakan jenis roda gigi dengan pemotongan gigigiginya adalah pada bagian yang konis. Pada permukaan yang konis ini gigi-gigi dibentuk yang arahnya lurus dan searah dengan poros roda gigi.

22. Sebutkan contoh roda gigi yang masing-masing porosnya mempunyai posisi saling menyiku satu sama lain!

Contohnya adalah roda gigi payung dan roda gigi spiral.

23. Apakah fungsi roda gigi payung?

Roda gigi payung berfungsi untuk memindahkan gerak dari satu sumbu ke sumbu lain, yang umum arahnya tegak lurus.

24. Sebutkan contoh penggunaan roda gigi payung!

Contoh penggunaan roda gigi ini misalnya pada: drill chuck , jalur vertikal pada mesin planning, mekanisme pengatur langkah pada mesin sekrap, dan pengatur arah pada mesin bor pekerjaan berat.

25. Mengapa dalam pembuatan roda gigi payung ini pada perencanaannya harus selalu berpasangan?

Karena antara yang satu dengan lainnya itu, baik dari bentuk maupun ukurannya adalah akan saling berpengaruh. Atau tegasnya apabila sepasang rpda gigi payung te(ah direncanakan untuk suatu pemindahan tenaga atau putaran dengan suatu perbandingan tertentu dan dengan besar sudut antara kedua porosnya sudah tertentu pula, maka kedua r dipakai untuk perbandingan ataupun besar sudut yang lainnya.

26. Sebutkan peralatan yang digunakan dalam teknik pengefraisan roda gigi payung!

Dividing head, kepala pembagi universal, pisau frais, jangka sorong, dan penggaris

27. Sebutkan bagian-bagian utama roda gigi miring!

Modul gigi, diameter jarak bagi, diameter kepala, dan diameter kaki gigi, tinggi kaki gigi, tinggi kepala, dan tinggio dari gigi menurut standar gigi yang berlaku, jarak antara goros, sudut gigi, dan angka transmisi, untuk roda gigi yang berpasangan.

28. Apa sajakah langkah-langkah pembuatan roda payung?


a. Penyiapan benda kerja termasuk penentuan dimensi.
b. Pemasangan Benda kerja.
c. Pemilihan, pemasangan dan setting pisau frais.
d. Penentuan pitch dan kedalaman pemotongan.
e. Pemotongan.

29. Sebutkan roda gigi payung sistem pembentukan profil gigi dari dasar-dasar pengukurannya!

Roda gigi yang dibentuk dengan dua sistem menurut sistem metrik (mm) dan menurut sistem diametral pitch.

30. Apakah fungsi kepala pembagi?

Kepala pembagi (dividing head) digunakan sebagai alat untijk memutar bakal roda gigi.

31. Bagaimanakah ciri-ciri roda gigi payung zerol?

Bentuk gigi berupa lengkung spiral dengan sudut spiral nol derajat, sehingga secara sepintas tampak seperti roda gigi lurus dengan gigi melengkung. Kemampuan roda gigi payung zerol ini kurang lebih sama seperti roda gigi payung gigi miring (spiral), hanya pembuatannya lebih sulit dan bekerja lebih tenang serta tahan lama.

32. Dalam proses pembuatan bahan awal rack, faktor penting apakah yang harus diperhatikan?

Kerataan, kelurusan,dan ketegakiurusanmasing-masing bidang.

33. Apakah yang Anda ketahui mengenai roda gigi rack?

Roda gigi rack merupakan roda gigi dengan gigi-gigi yang dipotong lurus. Sedangkan roda gigi penggeraknya dinamakan pinion. Roda gigi ini bertujuan untuk merubah gerak putar roda gigi menjadi gerak lurus. Pinion pada umumnya mempunyai jumlah gigi dan ukuran yang lebih kecil dengan gigi lurus ataupun helik. Beberapa contoh penggunaan rack dan pinion ini adalah pada penggerak eretan di mesin bubut, mekanisme kecepatan pada mesin planning, dan pengatur ketinggian pada mesin bor.

34. Bagimanakah cara mengatur kedalaman pemotongan dalam pengefraisan rack miring?


a. Menggerakkan meja hingga benda kerja yang telah dicekam pada tempat yang akan disayat berada pada posisi tengah di bawah pisau.
b. Tempelkan kertas tipis yang telah dibasahi pada permukaan benda kerja.
c. Hidupkan mesin hingga pisau frais berputar dan siap menyayat.
d. Dekatkan benda kerja menuju pisau frais hingga menyentuh kertas tipis.
e. Bila pisau telah menyentuh kertas tipis, hentikan mesin dan setinglah ukuran pada angka nol
f. Bebaskan benda kerja dengan menggerakkan lurus dan naikkan sesuai jedalaman yang disyaratkan.
g. Lakukan pemakanan hingga tercapai kedalaman yang ditentukan

35. Bagaimanakah langkah-langkah dalam pemotongan gigi?


a. Sayatlah gigi pertama dengan pemakanan otomatis dan aturlah langkah meja sehingga akan berhenti.
b. Apabila pahat telah sampai di ujung benda kerja.
c. Setelah satu kali penyayatan telitilah ketepatan profil maupun ketepatan pengukuran agar dapat diiakukan perbaikan uiia masih kurang.
d. Lakukan pemakanan pada gigi ketiga dan selanjutnya hingga selesai.
e. Pitch pada pengefraisan rack pada dasarnya sama dengan pitch pada penegfraisan roda gigi lurus.

36. Sebutkan beberapa perlengkapan yang harus dilengkapi pada mesin frais horizontal, maupun universal untuk pembuatan roda gigi rack


a. Pisau frais dengan modul yang sama dengan modul giginya
b. Alat-aiat penjepit, klem, dan alat-alat pembawa
c. Alat-alat ukur, jangka sorong, jangka bengkok, penyiku, dan lainnya
d. Blok gores dan semacamnya

37. Bagaimanakah cara melakukan pencekaqjan benda kerja dalam pengefraisan rack miring?

Dapat dilakukan dengan menjepit benda kerja pada ragum, menggunakan fixture, dan dapat pula diklem langsung di meja mesin.

38. Sebutkan jenis-jenis roda gigi miring!


a. Roda gigi miring biasa
b. Roda gigi miring silang
c. Roda gigi miring ganda
d. Roda gigi ganda bersambung

39. Bagaimanakah ciri-ciri roda gigi miring?

Roda gigi miring kriterianya hampir sama dengan roda gigi lurus, tetapi dalam pengoperasiannya roda gigi miring lebih lembut dan tingkat kebisingannya rendah dengan perkontakan antara gigi lebih dari satu.

40. Sebutkan beberapa contoh penggunaan rack dan pinion

Pada penggerak eretan di mesin bubut, mekanisme kecepatan pada mesin planning, dan pengatur ketinggian pada mesin bor.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar