30 Soal dan Kunci Jawaban Teknik Pemesinan Frais UTS Kelas 11

Dapatkan latihan dan pembahasan soal-soal di situs web kami. Latihan soal untuk ujian UTS, UAS , UNBK maupun SBMPTN

30 Soal dan Kunci Jawaban Teknik Pemesinan Frais UTS Kelas 11


latihan soal teknik mesin frais
guruvokasi.com - Sebelum mengerjakan soal dibawah ini Bapak dan Ibu guru ingin intermezzo. Jika ada yang bertanya apakah motivasi terbesar mu, di jawab saja Guru Vokasi saja heheheh, setiap orang pasti memiliki motivasi untuk melangkah maju. ada yang merasa termotivasi ketika melihat kekasih tercinta berada didekat kita ada juga yang termotivasi ketika orang tua mensupport setiap tujuan kita. walaupun berbeda-beda alasan kita untuk maju, namun jangan lupa untuk memotivasi diri kita karena hanya diri anda yang mampu membuat anda bisa lebih baik dari sebelumnya. Seperti kata mutiaran dari pahlawan R.A Kartini " Banyak hal yang bisa menjatuhkanmu. Tapi satu-satunya hal yang benar-benar dapat menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri. Oke sebatas itu kata pengantar dari saya mari kita langsung ke pokok tujuan anda mendatangi website guru vokasi.

Berilah tanda silang (x) huruf a, b, c, d atau e pada jawaban yang paling benar!

1. Kecepatan putaran spindel (spindle speed) ditentukan berdasarkan ....
    a. kecepatan potong
    b. kecepatan pemakanan
    c. putaran milling cutter
    d. gaya resultan
    e. gaya akibat gerakan pemakanan

Jawaban yang benar adalah a. kecepatan potong

2. Bahan cutter mesin frais yang paling bagus adalah ....
    a. unalloyed tool steel
    b. aluminium
    c. alloy tool steel
    d. cemented carbide
    e. baja ringan

Jawaban yang benar adalah c. alloy tool steel

3. Persamaan berikut untuk mengetahui kecepatan putar spindle utama adalah ....
    a. \begin{aligned}Vs\ =(\pi.d.s)/1000\ m/menit\end{aligned}
    b. \begin{aligned}n\ \ \ =\ (Vc\ .\ 1000)/\pi.d\ \ putaran/menit\end{aligned}
    c. \begin{aligned}n\ \ \ =\ \ Vc/\pi.d\ \ rpm\end{aligned}
    d. \begin{aligned}F\ \ =\ \ n.Fz.Zn\end{aligned}
    e. \begin{aligned}F\ \ =n\ .\ Fz\end{aligned}

Jawaban yang benar adalah b. \begin{aligned}n\ \ \ =\ (Vc\ .\ 1000)/\pi.d\ \ putaran/menit\end{aligned}

4. Jika cutter mempunyai ukuran diameter (mm) spindle dengan putaran (rpm), maka kecepatan pemotonganya dapat dihitung dengan rumus ....
    a. \begin{aligned}Vs\ =(\pi.d.s)/1000\ m/menit\end{aligned}
    b. \begin{aligned}n\ \ \ =\ (Vc\ .\ 1000)/\pi.d\ \ putaran/menit\end{aligned}
    c. \begin{aligned}n\ \ \ =\ \ Vc/\pi.d\ \ rpm\end{aligned}
    d. \begin{aligned}F\ \ =\ \ n.Fz.Zn\end{aligned}
    e. \begin{aligned}F\ \ =n\ .\ Fz\end{aligned}

Jawaban yang benar adalah a. \begin{aligned}Vs\ =(\pi.d.s)/1000\ m/menit\end{aligned}

5. Sebuah balok St 42, panjang 250 mm, harus difrais pengasaran memakai pisau rata. Waktu pengerjaannya adalah ... menit
    a. 1,85
    b. 2,85
    c. 3,85
    d. 4,85
    e. 5,85

Jawaban yang benar adalah b. 2,85

6. Dalam menentukan putaran pisau frais digunakan tabel yang dinamakan ....
    a. Nomogram
    b. Hologram
    c. Diagram
    d. Isogram
    e. monogram

Jawaban yang benar adalah a. Nomogram

7. Perhatikan pernyataan berikut!
    1) Material benda kerja yang akan difrais
    2) Material pisau frais
    3) Diameter pisau
    4) Menentukan roda-roda gigi pengganti
    5) Menetapkan alat bantu yang dibutuhkan
Pernyataan yang merupakan faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan kecepatan potong adalah ..
    a. 1, 2, dan 3
    b. 2, 3, dan 4
    c. 3, 4, dan 5
    d. 1, 3, dan 5
    e. 2, 4, dan 5

Jawaban yang benar adalah a. 1, 2, dan 3

8. Berikut yang bukan faktor yang harus dipertimbangkan daiam menentukan feed adalah ....
    a. kedalaman pemakanan
    b. bentuk pisau frais
    c. bahan pisau frais
    d. material benda kerja
    e. kekuatan dan keseragaman benda kerja

Jawaban yang benar adalah c. bahan pisau frais

9. Spindel mesin frais A berputar nA rpm dengan 22 m/menit dan diameter pisau 6 mm. Spindel mesin frais B berputar nB dengan 30 m/menit dan diameter 8 mm. Selisih kedua putafan tersebut adalah ....
    a. 20,55 rpm
    b. 23,52 rpm
    c. 25,12 rpm
    d. 26,54 rpm
    e. 28,50 rpm

Jawaban yang benar adalah d. 26,54 rpm

10. Bahan logam akan difrais dengan cutter dengan diameter 40 mm, dan dipakai Cs = 24 m/menit. Kecepatan putar mesin yang digunakan secara teoritis adalah ...
    a. 82, 16 putaran/menit
    b. 116,77 putaran/menit
    c. 191, 08 putaran'/menit
    d. 960 putaran/menit
    e. 1.320,67 putaran/menit

Jawaban yang benar adalah c. 191, 08 putaran'/menit

Jawablah Pertanyaan Dibawah Ini dengan Jelas dan Benar!

11. Sebutkan tiga faktor yang harus dipertimbangkan dalam menentukan putaran pisau frais

Tiga faktor yang harus dipertimbangkan dalam menentukan putaran pisau frais, yaitu:
    a. Material yang akan difrais.
    b. Bahan pisau frais.
    c. Diameter pisau frais

12. Sebutkan parameter pemotongan yang berpengaruh dalam proses pengerjaan mesin frais!

Parameter pemotongan yang berpengaruh dalam proses pengerjaan mesin frais, antara lain:
    a. Kecepatan poiong/cutting speed
    b. Penentuan putaran pisau
    c. Kecepatan dan kedalaman pemotongan
    d. Gerak makan per gigi (Fz)
    e. Waktu pemotongan
    f. Kecepatan penghasilan geram

13. Sebutkan faktor yang harus diperhatikan dalam menentukan feed!

Faktor yang harus diperhatikan dalam menentukan feed adalah sebagai berikut.
    a. Kedalaman pemakanan
    b. Tipe pisau frais
    c. Bentuk pisau frais
    d. Material benda kerja
    e. Kekuatan dan keseragaman benda kerja
    f. Tipe permukaan finishing yang ditentukan
    g. Power dan rigiditas mesin

14. Tergantung pada apa sajakah kecepatan penyayatan dalam mm/menit untuk pengefraisan?

Kecepatan penyayatan dalam mm/menit adalah jarak dalam satuan mm gerakan meja dan benda kerja dalam satu menit. Kecepatan penyayatan tergantung pada pisau frais, material benda kerja, kedalaman pemakanan, dan kualitas permukaan yang diinginkan.

15. Apa yang akan terjadi jika pada gigi pisau kecepatan potong terlalu tinggi dan kecepatan potong yang terlalu rendah?

Kecepatan potong terlalu tinggi, gigi pisau akan menjadi tumpul lebih cepat^Kecepatan potong terlalu rendah, kapasitas pemotogan rendah.

16. Mengapa pada prinsipnya kecepatan pemotongan suatu material tidak dapat dihitung secara matetatis?

Pada prinsipnya, kecepatan pemotongan suatu materaial tidak dapat dihitung secara metamtis. Karena setiap material memiliki kecepatan potong sendiri-sendiri berdasarkan karaktersitiknya dan harga kecepatan potong dari setiap material ini dapat dilihat didalam tabel yang terdapat didalam buku atau referensi. Sehingga rumus kecepatan pemotongan hanya digunakan untuk menghitung kecepatan putar spindle utama mesin frais

17. Apa langkah pertama yang harus diiakukan untuk menghitung kecepatan spindle?

Melihat harga kecepatan potong dari bahan yang akan disayat pada table/ referensinya.

18. Sebutkan beberapa parameter dari mesin milling yang dapat diatur oleh operator sebelum melakukan pekerjaannya!

Parameter-parameter pemotongan yang berpengaruh dalam proses pengerjaan (kecepatan potong, kecepatan sayat, kedalaman pemakanan, dan waktu pemotongan)

19. Berapakah kecepatan spindle utama jika kita mengefrais bahan St 37 dengan heavy duti endmill cutter yang berdiameter 40 mm, jika diketahui kecepatan potong St 37 adalah 25 m/menit?

Diketahui Vc = 25m/menit
d = 40 mm
ditanya n = kecepatan putaran spindle
\begin{aligned}n=\frac{V_c.1000}{\pi.d}\\ n=\frac{25.1000}{\pi.40}\\ n=\frac{25000}{\pi.40}\\ n=199.044\ rpm\end{aligned}

20. Hitunglah waktu pengefraisan bila diketahui jumlah mata potong pisau (z) 4 buah, panjang benda kerja 250 mm, jarak tempuh total (L) 285 mm, kecepatan pemakanan (f) 0,2 mm/menit, dan putaran mesinnya (n) 400 rpm. Bila frekuensi pemakanannya (i) satu kali, maka tentukan waktu pemesinannya!

Diketahui
z = 4 buah
l = 250 mm
L = 265 mm
F = 0,2 mm/menit
n = 400 rpm
ditanya tm /waktu pemesinan
dijawab
\begin{aligned} t_m=\frac{L.\ell}{F}\\ t_m=\frac{L.\ell}{f.z.n}\\ t_m=\frac{285.1}{0,2.4.40}\\ t_m=0.89\ menit \end{aligned}

21. Apakah yang dimaksud dengan kecepatan pemakanan?

Yang dimaksud dengan kecepatan pemakanan adalah jarak tempuh gerak maju benda kerja dalam satuan milimeter permenit atau feed permenit

22. Ditentukan pada apakah putaran spindel penfraisan?

Ditentukan berdasarkan kecepatan potong

23. Ditentukan pada apakah kecepatan potong penfraisan?

Ditentukan oleh kombinasi dari material pahat dan material benda kerja.

24. Jika mengefrais dengan pisau HHS berdiameter 30 mm dengan kecepatan potong (Cs) 25 m/menit, maka berapa besarnya putaran mesin (n)?

\begin{aligned}n=\ \frac{1000.\ V_s}{\pi.d}\\ n=\ \frac{1000.\ 25}{3.14.30}\\ n=\ 265.392 \end{aligned}

25. Apa yang dimaksud dengan frekuensi pemakanan?

Maksud frekuensi pemakanan adalah jumlah pengulangan penyayatan mulai dari penyayatan pertama hingga selesai

26. Sebutkan bahan-bahan yang digunakan untuk membuat cutter mesin!

Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat cutter mesin sebagai berikut.
a. Unalloyed tool steel adalah baja perkakas bukan paduan dengan kadar karbon 0,5 - 1,5% kekerasannya akan hilang jika suhu kerja mencapai 250°C. Oleh karena itu, material ini tidak cocok untuk kecepatan potong tinggi.
b. Alloy tool steel adalah baja perkakas paduan yang mengandung karbon kromium, vanadium, dan molybdenum. Baja initerdiri dari baja paduan tinggi dan paduan rendah. HSS(High Speed Steel) adalah baja paduan tinggi yang tahan terhadap keausan sampai suhu 600°C.
c. Cemented carbide terdiri dari tungsten atau molybdenum, cobalt, serta carbon. Cemented carbide biasanya dibuat dalam bentuk tip yang pemasangannya dibaut pada holder-nya (pemegang cutter ). Pada suhu 900°C bahan ini masih mampu memotong dengan baik, cemented carbide sangat cocok untuk proses pengefraisan dengan kecepatan tinggi.

27. Berapa kecepatan putaran (n) mata bor diameter 10 untuk mengebor baja lunak (St.37)?

CS untuk baja lunak (St.37) pada kolom HSS adalah 25 s.d 35 m/menit. Jika CS diambil 30 m/menit, maka n = 30. 1.000/Ï€. 10 = 954 rpm.

28. Berapa kecepatan putaran (n) mata bor diameter 10 untuk mengebor baja alat?

CS untuk baja alat pada kolom HSS adalah 20-30 m/menit. Jika CS diambil 25 m/menit, maka n = 25.1000/Ï€. 10 = 795 rpm.

29. Diketahui material dari bahan stainless steel 304 akan dipotong dengan pisau frais jari (end mill) HSS dengan diameter 20 mm dan jumlah gigi potong (mata potong) = 4 buah. Berapakah putaran mesin dan feeding yang seharusnya dipakai?


Diketahui : CS = 18 m/menit (diambil dari tabel kecepatan potong untuk material stainless steel 304) sz = 0,05 mm/gigi (diambil dari tabel sayatan per gigi), D = 20 mm
Ditanya: n = ...? \begin{aligned}n=\ \frac{1000.C_s}{\pi.d}\\ n=\ \frac{1000.18}{\pi.20}\\ n=\ 286,6\ rpm \end{aligned}
Jadi, putaran mesin yang didapatkan adalah 286,6 rpm, karena pada mesin terdapat 250 dan 300 rpm yang dipakai adalah 250 rpm (diambil pendekatan ke bawah)
s = sz. z . n
s = 0,05.4 . 286,6
s = 57,32 mm/menit
Jadi, kecepatan penyayatan (feeding ) adalah 57,32 mm/rpenit, artinya dalam satu menit pisau frais bergerak sepanjang 57,32 mm pada benda kerja. Pada mesin terdapat 56 dan 63 mm/ menit maka yang dipakai adalah 56 mm/menit.

30. Tergantung pada apa sajakah frekuensi pemakanan?

Frekuensi pemakanan tergantung pada kemampuan mesin, jumlah bahan yang harus dibuang, sistem penjepitan benda kerja, dan tingkat finishing yang diminta.

Terimakasih telah berkunjung diwebsite guruvokasi.com untuk mendapatkan update materi dan soal terbaru bisa klik IKUTI!!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar